Selasa, 23 Juli 2013

Mencontoh Puasa Rasulullah SAW, Bagian 2



TARGHIB PUASA RAMADHAN

1. Pengampunan Dosa
Allah dan Rasul-Nya memberikan targhib (spirit) untuk melakukan puasa Ramadhan dengan menjelaskan keutamaan serta tingginya kedudukan puasa, dan kalau seandainya orang yang puasa mempunyai dosa seperti buih di lautan niscaya akan diampuni dengan sebab ibadah yang baik dan diberkahi ini.

Dan dari Abi Hurairah radhiallahu 'anhu dari Nabi Shalallahu 'alaihi wasalam bersabda (yang artinya) : Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan dengan penuh iman dan ihtisab maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.1)

Dari Abi Hurairah radhiallahu 'anhu juga rasulullah Shalallahu 'alaihi wasalam pernah bersabda (yang artinya):
Shalat yang lima waktu, Jum'at ke Jum'at, Ramadhan ke Ramadhan adalah penghapus dosa yang terjadi diantara senggang waktu tersebut jika menjauhi dosa besar.2)

Dari Abu Hurairah radhiallahu 'anhu juga, bahwa Rasulullah Shalallahu 'alaihi wasalam pernah naik mimbar kemudian berkata: Amin, Amin, Amin, ditanyakan kepadanya:Ya Rasulullah Shalallahu 'alaihi wasalam : Engkau naik mimbar kemudian mengucapkan : Amin, Amin, Amin ? Beliau bersabda :
Sesungguhnya Jibril alaihissalam datang kepadaku dia berkata :barangsiapa yang mendapati bulan Ramadhan tapi tidak diampuni dosanya maka akan masuk neraka dan akan Allah jauhkan dia, katakan: Amin, maka akupun mengucapkan : Amin …….3) Hadits.

2. Dikabulkannya do'a dan pembebasan dari api neraka :
Rasulullah Shalallahu 'alaihi wasalam bersabda (yang artinya): Allah memiliki hamba-hamba yang dibebaskan dari neraka setiap siang dan malam bulan ramadhan, dan semua orang muslim yang berdo'a akan dikabulkan do'anya.4)

3. Orang yang puasa termasuk shidiqin dan syuhada.
Dari Amr bin Murrah Al-Juhani 5) -Radhiallahu 'anhu- berkata: Datang seorang pria yang datang kepada Nabi Shalallahu 'alaihi wasalam kemudian berkata : Ya Rasulullah! Apa pendapatmu jika aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang hak untuk diibadahi kecuali Allah, engkau adalah Rasulullah Shalallahu 'alaihi wasalam, aku shalat lima waktu, aku tunaikan zakat, aku lakukan puasa Ramadhan dan shalat tarawih di malam harinya, termasuk orang yang manakah aku ? Beliau menjawab : Termasuk dari shidiqin dan syuhada.6)
-----------------
1) HR Bukhori (4/99), Muslim (759). Makna: Penuh iman dan Ihtisab yakni membenarkan wajibnya puasa, mengharapkan pahalanya, hatinya senang dalam mengamalkan, tidak membencinya, tidak merasa berat dalam mengamalkannya, diantaranya perkataan seseorang yang dijuluki:Amirnya penyair yakni Ahmad Ayuqi.
2) Muslim (233)
3) HR Ibnu Khuzaimah (3/192) dan Ahmad (2/246 dan 254) dan Al-Baihaqi (4/204) dari jalan Abu Hurairah. Hadits ini SHAHIH, asalnya terdapat dalam shahih Muslim (4/1978). Dalam bab ini banyak hadits dari beberapa orang shahabat, lihatlah dalam Fadhoilu Syahri Ramadhan (hal. 25-34) karya Ibnu Syahin.
4) HR Bazzar (3142), Ahmad (2/254) dari jalan A'mas, dari Abu Shalih dari Jabir, diriwayatkan oleh Ibnu Majah (1643) darinya dengan ringkas dari jalan lain, hadits shahih . Do'a yang dikabulkan itu ketika berbuka, sebagaimana akan datang penjelasannya lihat Misbahuh Azzujajah (no. 604) karya Al-Bushiri.
5) lihat (al-Ansab)(3/394) karya Assam'ani (Allubab) (1/317) karya Ibnul Atsir.
6) HR Ibnu Hibban (no. 11-zawaidnya) sanadnya SHAHIH

Sumber: syalafyoon.net

Tidak ada komentar:

Posting Komentar